WAJOTERKINI.COM --- Menyikapi sorotan LSM Metro Solidarity pada proyek percetakan sawah yang ada di Desa Mallusesalo, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo yang dinilai meresahkan membuat pimpinan pemerintah setempat angkat bicara.
Kepala Desa Mallusesalo, Akis Tarebbang mengatakan, percetakan sawah yang ada di wilayahnya sudah sesuai prosedur dan aturan yang berlaku dan telah direncanakan dalam waktu dekat akan menyelenggarakan rapat dan pertemuan untuk seluruh lapisan masyarakat Desa Mallusesalo yang kemudian mengundi nama dan pembagian kepada seluruh kelompok tani.
"Kelompok Tani yang telah tersusun oleh panitia yang terbentuk dengan transparan dan akuntabel, kalau sekiranya ada yang tidak sesuai maka saya siap bertanggungjawab,"tegasnya.
Bukan hanya itu, Akis Tarebbang kepada awak media ini juga membeberkan daftar kelompok tani yang ada di Desa Mallusesalo beserta luas area yang ada. Keempat kelompok tani berikut ini yang akan dibentuk dan akan mendapatkan percetakan sawah baru.
a).Kelompok Tani MATTIRODECENG, terdiri dari 35 orang, Ketua Kelompok Tani, Asdiono, dengan luas area 25.00 Ha.
b).Kelompok Tani SIPAKALEBBIE, terdiri dari 35 orang, Ketua kelompok Tani, Usman, dengan luas area 25.00 Ha.
c).Kelompok Tani MAMMINASAE, terdiri dari 35 orang, Ketua Kekompok Tani, Sagoni, dengan luas area 25.00 Ha.
d).Kelompok Tani MASSAMATURUE 2, terdiri dari 35 orang, Ketua Kelompok Tani, Asikin, dengan luas area 2u5.00 Ha.(wt-lk)
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia


