WAJOTERKINI.COM --- Kendati pernah mengalami penyanderaan selama sebulan oleh militan bersenjata Abu Sayyaf di Filipina. Surianto kepada wartawan mengaku tidak jerah melaut lagi.
Awal tertawan militan Abu Sayyaf, Surianto sempat trauma namun lambat laun ketakutan mereka berkurang karena mereka dalam sekapan Abu Sayyaf bersama 9 WNI lainnya, mendapat pelakuan yang baik.
Selama bersama kelompok Abu Sayyaf, Surianto mengaku banyak diajarkan tentang agama bahkan dalam tawanan mereka bahkan tak pernah melewatkan salat 5 waktu kendati terpaksa bertayamun.
Selama sebulan juga kita tetap mendapatkan kebutuhan pokok meskipun tidak seenak dirumah sendiri, lanjut Surianto, selama dalam sekapan mereka makan apa yang dimakan para militan Abu Sayyaf.
Saat disinggung apakah trauma yang sempat dirasakan Surianto beserta 9 WNI lainnya, lantas membuatnya jerah untuk melaut lagi."Engga lah saya tetap akan melaut,"tutupnya.(wt-chal)
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia