SPACE IKLAN

SPACE IKLAN

Terbelit Kasus, Kepala Desa Parigi Diminta Warganya Segera Dicopot

Berita Wajo Terkini
Kamis, 05 Maret 2015 | 19.04.00 WIB Last Updated 2015-07-26T23:39:09Z
WAJOTERKINI.COM --- Massa rakyat Warga dari dua dusun yakni Dusun Parigi dan Dusun Lamakkojo Desa Parigi, Kecamatan Takkalalla mendatangi kantor Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wajo, Kamis, 5 Maret, menuntut agar kepala desanya dicopot.

Massa rakyat menuntut Hj Yulia Yasmin, agar dicopot kapasitasnya sebagai kepala Desa Parigi, Kecamatan Takkalalla, Wajo, karena masalah yang membelitnya. Seperti diketahui, kepala Desa Parigi, diduga selingkuh dengan mantan Kanit Reskrim Polsek Takalalla, Brigadir Sahri Wijaya yang berujung duel dengan suami sang kepala desa.

(Tabe bacaki juga ini: Perselingkuhan Kanit dengan Oknum Kades Berujung Duel)

"Selama ada masalah yang membelitnya, dia sudah tidak pernah berkantor lagi. Kami terkendala saat mau mengurus surat-surat, kita merasa dirugikan,"ungkap Haruna Rasid.

Anggota Badan Pembantu Desa bersama warga lainya berharap pemerintah segera mengambil keputusan. Pasalnya, jika tidak segera diselesaikan secepatnya, masyarakat yang dirugikan. Haruna juga mengaku tak ada unsur politiknya. Pasalnya Pemilihan Kepala Desa tahun 2017 mendatang.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (BPMDK), Syamsul Bahri mengatakan, sudah menampung aspirasi masyarakat dan akan mengkordinasikan dengan Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru. "Saya akan koordinasikan terlebih dahulu ke pak bupati setelah itu baru bisa diputuskan,"tegasnya.(wt-chiwang).
Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.

Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Terbelit Kasus, Kepala Desa Parigi Diminta Warganya Segera Dicopot

Trending Now