Pernyataan pria yang akrab disapa "kak Djus" ini dilontarkan Rabu, 18/3/2015, "Insya Allah saya siap maju dek", Kata Djusman.
Selain itu Djusman juga masih melihat banyaknya ketimpangan sosial yang terjadi dikabupaten Soppeng yang juga tanah kelahirannya. Misalnya, masih banyak rakyat Soppeng yang berada dibawah garis kemiskinan, belum meratanya taraf ekonomi masyarakat, dan masih banyak lagi alasan-alasan yang mendorong niat beliau untuk bertarung.
Senda Disampaikan Kadis Pertanian Ir.Lutfi Halide, Dia menjelaskan kesiapan dirinya untuk bertarung pada pilkada 2015 nanti, bukan tanpa alasan, selain karena adanya dorongan yang kuat dari rumpung keluarga, desakan-desakan ini juga datang dari beberapa tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di kabupaten soppeng.
"Dengan ucapan bismillah saya siap kembali mengabdikan dan mewakafkan diri saya untuk Soppeng menjadi kota Mantap. Sebagai bentuk keseriusannya maju pilkada nanti, lutfi halide pun sudah menciptakan tagline," LHD sayang Petani
Terpisah salah seorang tokoh masyarakat yang berharap adanya duet maut dalam pilkada soppeng dan duet mau itu datang dari pasangan Ir.Lutfi Halide dan Djusman AR dimana kita ketahui bersama dua tokoh ini sama sama paham pemerintahan, " pak lutfi jago pemerintahan karena lahir dari birokrat tulen sedangkan Djusman AR lahir dari Aktivis murni yang selama ini memperjuangkan anti korupsi.
Kalau kedua tokoh ini dipasangkan maka akan membawah pemerintahan yang benar-benara bersih jauh dari segalah bentuk KKN, ungkap H.Baddu warga Marioriawa Soppeng.(wt-af).
Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia

