Tampak korban yang begitu lugunya tergeletak tak bernyawa lagi, kedua orangtuanya terus menangis histeris, anak dari pasangan Anto dengan Syifa warga Desa Ujung Baru Kecamatan Tanasitolo tersebut, tewas dengan luka di bagian wajah dan telinga yang mengeluarkan darah setelah mengalami kecelakaan.
"Keluarga korban yang sangat terpukul berharap bisa menemukan pelaku tabrak lari tersebut,"ucap salah seorang kerabat.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Ujunge, agar pelaku dapat ditemukan atau menyerahkan diri "Harapan kami pelaku dapat ditemukan atau menyerahkan diri ke pihak berwajib, agar kiranya bisa meringankan duka keluarga korban,"kata Ambo Emmeng Kades Ujung Baru.
Semoga ini menjadi pelajaran buat kita para orangtua yang memiliki anak dibawah umur, agar sebisanya lebih berhati-hati dalam pengawasan anak, meskipun kita tau ajal itu sendiri tergantung pada ketentuan tuhan yang maha kuasa.(wt-bima).
Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia

.jpg)
