SPACE IKLAN

SPACE IKLAN

H.Muh.Risaldi : Butuh Keseriusan Dalam Pengelolaan Pasar Tradisional Wajo

Berita Wajo Terkini
Sabtu, 22 November 2014 | 09.00.00 WIB Last Updated 2014-11-22T19:53:40Z
WAJOTERKINI.COM --- Salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wajo mengatakan,"Butuh Keseriusan Dalam Pengelolaan Pasar Tradisional Wajo", sebab dia melihat sejumlah bangunan Pasar Tradisional saat ini di Kabupaten Wajo sudah tidak layak pakai lagi. Baca: Pemda hanya sibuk memungut retribus.

Hal itu diungkapkan H.Muh. Risaldi H.Odda,SE disela kunjunganya ke Pasar Belawa, Jum`at 21/11/2014. Selain itu fasilitas penunjang di pasar tidak dapat digunakan lagi. Pasar juga tidak tertata secara baik sesuai dengan fungsinya, akibatnya pemandangan carut marut terlihat pada sejumlah pasar.

"Jadi sangat memprihatinkan kondisi pasar-pasar tradisional kita, perlu adanya pembenahan yang serius dari dinas terkait, semoga Kepala Dinas Pasar yang baru mampu membenahi kondisi pasar kita yang kurang layak tersebut," kata H.Muh. Risaldi kepada Wajoterkini.com.

Dari kunjungannya bersama Anggota Komisi II, politisi PPP ini mengatakan, meski setiap pasar berbeda masalah. Namun, masih berkutak pada permasalahan infrastruktur,  berbeda halnya di Pasar Belawa yang sudah memiliki sarana namun tidak tertata dengan baik.

"Jadi selain sisi bangunan yang memang masih ada tidak layak pakai, Pasar Belawa saat ini butuh penataan atau relokasi pedagang, ini harusnya ditata jangan pedagang sembako, asongan kakilima maupun pedagang ikan dan daging terlihat tidak teratur dalam melaksanakan rutinitas perdagangan, akibatnya kondisi tersebut pasar sekarang jadi becek,"ungkapnya.

H.Muh.Risaldi juga menambahkan, di Pasar Belawa sebenarnya hanya dibutuhkan inisiatif dari pihak pengelola pasar agar mengelola atau memanfaatkan lahan kosong yang ada dibagian belakang pasar sebagai lahan parkir.

 "Koordinator pasar coba mengelola parkiran dibagian belakang Pasar Belawa ada lahan kosong yang disediakan. saat ini pengunjung pasar hanya parkir dikolong rumah warga sekitar, jika pasar kelola dan di tarif Rp.2000 per motor. Nah itu dapat menambah PAD kita, bukan hanya bertumpuh pada retribusi lods pasar,"tutur H.Muh. Risaldi.(wt-Rna).



Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.

Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • H.Muh.Risaldi : Butuh Keseriusan Dalam Pengelolaan Pasar Tradisional Wajo

Trending Now