
WAJOTERKINI.COM, Siwa --- Trgedi karamnya KM Marina Baru di Perairan Teluk Bone tak hanya menyisahkan kisah pilu, hingga hari ketiga puluhan korban belum diketahui nasibnya.
Sementara di Pelabuhan Bangsalae, Siwa Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo masih dipadati keluarga korban dari berbagai daerah.
Salah satunya keluarga Fitri Yani Nasir (37 tahun) dia menumpangi KM Marina Baru bersama 2 keponakannya Nadia (5 tahun) dan anak angkatnya Saskia (10 Tahun) hingga hari ketiga ini belum diketahui nasibnya.
Menurut keluarga korban, Andi Evi dan Amme, saat berada di laut Fitri masih sempat mengabari suaminya(Andi Aso) di kota Pinrang, bahwa kapal mendapat gangguan cuaca yang sangat dahsyat dan sepertinya kapal akan tenggelam.
"Kami mendengar terakhir dia meminta tolong namun tiba-tiba handphone yang digunakannya tidak aktif lagi,"ucap keduanya sembari mengusap air mata. Selasa 22/12/2015.
Keduanya lalu mendatangi posko informasi bencana di pelabuhan Bangsalae Siwa untuk mengetahui nasib keluarganya yang turut karam bersama penumpang lain di KM Marina Baru. Keduanya sangat berharap keluarga mereka segera ditemukan tim Basarnas Provinsi Sulsel.
"Sekiranya ada yang berhasil menemukan keluarga kami, kita berharap dan mohon, tolong hubungi nomor telpon Andi Nofi HP. 085255550354."ujar Amme yang tak kuasa menahan air matanya.
Tabe bacaki juga ini: Kisah Korban KM Marina Baru Lolos Dari Maut
Diketahui jika KM Marina Baru B2 yang berangkat dari Pelabuhan Tobaku Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara dengan tujuan Pelabuhan Bansalae, Siwa, Kabupaten Wajo, dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, 19 Desember 2015.(wt-ep)
Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia

