Kedatangan Danrem 141 Toddopuli sekaitan dengan dirinya yang baru satu bulan menjabat sebagai Komandan Korem 141 Toddopuli. "Saya datang kesini untuk silaturrahmi bersama anggota Kodim 1406 Wajo," kata Danrem Mochammad Hasan
Mantan Danrindam IV/Diponegoro itu juga mengakui jika dirinya sudah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Wajo HA Burhanuddin Unru saat silaturrahmi di Makodim Wajo dan visi misi pemerintah dan TNI kata Hasan itu sejalan dalam mensukseskan swasembada pangan.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan Sulsel menjadi sorotan dan menjadi tulang punggung masalah pangan dan yang menjadi program pokok Pemerintah itu harus di dukung agar orang lain bisa beli beras dari Sulawesi Selatan.
"Terkait dengan ketahanan pangan, TNI sudah mendapatkan pelatihan dan sekarang ada 4 orang yang melakukan pelatihan di bogor untuk memaksimalkan hasil produksi karena sistem tanam hambur dan tanam pindah itu berbeda kalau tanam sistem hambur paling banyak 6 ton dan kalau tanam pindah sampai 8 ton," kata Hasan
Terpisah Dandim 1406 Wajo Letkol Arm Sarkistan Sihaloho mengatakan kedatangan Danrem hanya sebatas silaturrahmi baik dengan Pemerintah Daerah, Muspida maupun anggota Kodim 1406 Wajo sendiri. Danrem lanjut Sarkistan, berkunjung untuk pelajari situasi daerah Kabupaten Wajo.
"Kedatangan Danrem itu untuk memberikan motivasi sekaligus kenalkan diri karena baru satu bulan menjabat Danrem. Dalam silaturrahmi juga di lakukan dialog dengan anggota Kodim dan memberikan arahan kepada anggota untuk aktif dalam mensukseskan program swasembada pangan," tandasnya (wt-chal).
Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
