SPACE IKLAN

SPACE IKLAN

Isu Bakteri, Omzet Pedagang Buah Menurun

Berita Wajo Terkini
Rabu, 04 Februari 2015 | 07.00.00 WIB Last Updated 2015-07-26T23:40:01Z
WAJOTERKINI.COM --- Isu apel yang disinyalir mengandung bakteri mematikan ini berdampak pada pedagang buah. Pasalnya isu apel berbakteri tersebut membuat omzet pedagang turun drastis.

Jualan Buah-buahan di Pelataran Terminal Callaccu
Seperti yang dirasakan Fatima Sari. Pedagang di pasar buah Terminal Callaccu mengaku, omzet penjualannya menurun hingga 50 persen semenjak isu bakteri apel gala dan GS yang mengandung bakteri mono cytogeries.

"Biasanya saya dapat penjualan Rp1 juta per hari, tapi semenjak adanya isu tersebut penjual hanya Rp500 ribu,"katanya.

Kendati belum mendapat teguran dari pemerintah, tambah Fatima, semenjak ada isu apel berbakteri,  dia tak pernah lagi memesan dua jenis apel tersebut."Memang saya pernah menjual dua jenis apel itu. Tapi semenjak ada isu apel berbakteri saya tidak ambil lagi,"ujarnya.

Senada, penjual buah lainnya, Muna mengaku, isu apel berbakteri sangat berpengaruh dengan penjualan. Pasalnya, masyarakat takut membeli apel."Kami dirugikan sekali dengan isu itu. Penjualan kami menurun drastis,"ujarnya.

Sementara Sekretaris Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar, Arsal mengaku, sudah menyampaikan kepada para pedagang untuk tidak menjual dua jenis apel tersebut."Kalau sidak kami belum lakukan. Tapi kami sudah sampaikan kepada pedagang untuk tidak menjual dua jenis apel tersebut,"tegasnya.

Berbeda halnya dengan pedagang lapak, berdasarkan investigasi di sejumlah swalayan pasar modern, masih ditemukan peredaran apel yang berlogo impor tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Wajo, dr Baso Rahmanuddin, ungkap kesiapannya untuk melakukan razia buah-buahan impor yang diduga mengandung bakteri mematikan tersebut.(wt-chiwan).
Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.

Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Isu Bakteri, Omzet Pedagang Buah Menurun

Trending Now