WAJOTERKINI.COM --- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, akhirnya muncul
di depan awak media mengklarifikasi semua tuduhan yang dilontarkan
kepadanya, dan kepada seluruh pimpinan KPK.
Melalui konfrensi pers dengan didampingi Juru Bicara KPK, Johan Budi, Abraham mengatakan, semua tuduhan dan laporan yang hendak mempidanakannya adalah tidak benar.
"Pertama mengenai penyebaran foto-foto saya dengan seorang perempuan, itu adalah rekayasa. Perlu saya tegaskan bahwa saya dibesarkan di keluarga yang menjunjung tinggi nilai moral dan etika." tandas Abraham.
Terkait dengan foto mesranya, Abraham mengatakan dengan menunjukkan bukti hasil forensik KPK meneliti dan mengidentifikasi foto tersebut, dan terbukti rekayasa.
Terkait foto purnawirawan juga diklarifikasinya. Ia mengatakan, dirinya sering dimintai berfoto dengan masyarakat, dan sulit dihindari jika ada orang yang meminta foto dengan dirinya. “Dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas saya sering dimintai berfoto.” Kata dia, di pesawat ada pramugari yang meminta foto selfie dengan dirinya. "Maka itu foto saya mungkin saya ada di mana-mana, dan tersebar di mana-mana," Ujar Abraham.
Bahkan Abraham melanjutkan, sewaktu di pesawat ada pilot yang melihat dirinya dan meminta berfoto bareng. "Ketika itu saya hendak ke toilet, ada pilot yang melihat saya dan meminta berfoto dengan saya," Katanya.
Abraham juga mengatakan, dirinya tidak membantah bahwa namanya pernah diwacanakan sebagai bakal calon wakil presiden. "Saya tidak pernah membantah itu," Kata Abraham
Sedangkan terkait pertemuan dengan orang yang berperkara di KPK, dirinya tidak pernah berkompromi terkait itu. "Saya tidak pernah bertemu dengan para tersangka kasus korupsi untuk membicarakan keringanan hukum mereka," tandas Abraham.
Sedangkan proses hukum serta laporan sejumlah orang terkait pimpinan KPK lainnya seperti Adnan Pandu Praja, dan Zulkarnai, maupun Bambang Widjojanto, kata Abraham sulit dibantah bahwa ini tidak berkaitan dengan penetapan BG.(wt-fmc).
Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia


