Wajoterkini.com - Empat rumah ludes terbakar milik warga Desa Barakkae, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone,Kamis 10/10/2013. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di perbatasan Bone-Soppeng tersebut. Namun, kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WITA. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kebakaran yang menghanguskan empat rumah warga tersebut.
Dugaan sementara, polisi menduga api berasal dari gas. "Kami akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu, belum diketahui penyebabnya, namun dugaan dari gas," kata seorang petugas polisi saat dilokasi.
Saat peristiwa itu terjadi, pemilik rumah, Lamidde, tengah berada diluar, sehingga mereka tidak tahu jika rumahnya terbakar.
"Pemilik rumah tidak ada di tempat, mereka lagi mengembala sapi. Saat datang, rumahnya sudah terbakar," kata Surahman (29), tetangga korban.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WITA. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kebakaran yang menghanguskan empat rumah warga tersebut.
Dugaan sementara, polisi menduga api berasal dari gas. "Kami akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu, belum diketahui penyebabnya, namun dugaan dari gas," kata seorang petugas polisi saat dilokasi.
Saat peristiwa itu terjadi, pemilik rumah, Lamidde, tengah berada diluar, sehingga mereka tidak tahu jika rumahnya terbakar.
"Pemilik rumah tidak ada di tempat, mereka lagi mengembala sapi. Saat datang, rumahnya sudah terbakar," kata Surahman (29), tetangga korban.
Warga yang mengetahui adanya rumah yang terbakar, mereka berusaha memadamkan api dengan cara manual. Sementara itu, pihak pihak damkar mengakui telat tiba di lokasi kejadian karena jarak tempuh yang terlalu jauh, selain itu juga salah satu petugasnya terjatuh dari atas mobil damkar saat hendak menuju lokasi kejadian.
Penulis: Eghy
Editor: Abhy / Reyhan
Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia