![]() |
| KM Marina Baru 2B sesaat sebelum tenggelam Sabtu 19/12/2015 di perairan Teluk Bone. ist |
WOJOTERKINI.COM, Siwa -- Kembali para nelayan di perairan Luwu menemukan korban KM Marina Baru 2B terapung dalam keadaan hidup. Selasa 22/12/2015 sekira pukul 02.00 wita (dini hari).
Korban yang ditemukan oleh Nelayan di pesisir laut Kota Palopo dini hari tadi merupakan Nahkoda Kapal Motor (KM) Marina Baru 2B, Kapten Asdari Mageno (25 tahun) yang tenggelam di perairan Teluk Bone, atau 25 Mil dari Kolaka Sabtu 19/12/2015 lalu.
Asdar ditemukan Nelayan dalam keadaan selamat namun kondisinya sangat lemah setelah kurang lebih 60 jam terombang ambing di laut lepas. Sang kapten baru dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) Siwa,KEcamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, sekira pukul 10.00 wita pagi tadi.
Kepada awak media ini, Asdar mengaku, melompat paling terakhir dari kapal bersama kelima Anak Buah Kapal (ABK) KM Marina setelah mengevakuasi semua penumpang turun dari kapal menggunakan pelampunang dan perahu karet.
Namun menurut Asdar, kelima ABK nya meninggal satu persatu karena tidak mampu bertahan dalam terjangan ombak, lapar dan terik matahari serta gigitan ikan ikan kecil.
Tabe bacaki juga ini: Jika menemukan Ibu dan Anak Ini Tolong Hubungi Kami
Hingga berita ini diturunkan TimSar yang dikoordinir Basarnas masih gagal menemukan korban, mereka hanya bisa menemukan pelampung dan peralatan lainnya, mereka terus menyisir laut Palopo menuju Malili.
"Harusnya Basarnas atau Tim pencari lainnya berkoordinasi dengan para nelayan karena mereka lebih pengalaman dengan medan perairan ini, mereka hanya terkendala biaya operasional kok,"ucap warga Siwa, Rasyid.(wt-ep)
Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia


