WAJOTERKINI.COM --- Akhirnya jajaran Kepolisian Resort (Polres) Wajo mengamankan pelaku pembunuhan yang tejadi dalam pesta panen di kawasan Ujukkessi Desa Lauwa, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Selasa dini hari 15 September, sekira pukul 01.30 wita.
"Masih lidik dan sementara dugaan ketersinggungan karena keduanya sempat berpesta miras diacara itu, pelaku menyerahkan diri berkat kerjasama keluarga pelaku dan aparat pemerintah setempat juga,"ungkap Kasat Reskrim Polres Wajo AKP Fiat Dedawanto.
Kepada Polisi, Muhammad Elis alias La Keli (27 tahun) warga asal Desa Lauwa, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo itu, mengaku dalam pengaruh minuman keras (Miras) hingga terjadi pertikaian yang berujung tewasnya Abidin. Menurut pelaku dia membunuh dengan badik korban sendiri.
"Sama-sama kami minum-minum pak tapi Bidin minta habiskan minuman karena menolak lalu dia () siramAbidinkan saya minuman dan mengancam saya dengan badik," akunya kepada aparat kepolisian saat di Mapolres Wajo.
Sebelumnya saksi yang diperiksa awal oleh aparat kepolisian yang tiba di TKP mengaku, jika pertikaian terjadi karena ketersinggungan namun pelaku tiba-tiba saja menghunuskan badiknya dan mengancam saksi disaat bersamaan korban menghampiri pelaku berniat melerai pertikaian.
"Sasaran awal sebenarnya bukan korban tapi dia hanya melerai karena pelaku mengancam temannya dengan badik, meski badik sudah terhunus namun korban nekat mendekati pelaku, diduga ketersinggungan karena ada pesta miras," ungkap Kapolsek Tanasitolo, AKP Agusman.(wt-chal)
Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
