Akibat meluapnya air danau tempe, diperparah kondisi cuaca musim hujan membuat banjir lahan pertanian dan rumah warga di kedua dusun Kecamatan Belawa tersebut, wargapun terpaksa memanen tanaman jagung mereka karena sudah hampir sepekan terendam dan belum ada tanda-tanda akan surut.
"Meskipun airnya belum seberapa tinggi, tapi kita petani sudah panen jagung biar belumpi waktunya daripada rusak. Banjirnya karna hujan terus, ditambah air dari danau meluap, karna ada banjir kiriman dari kabupaten tetangga," kata Budiman warga Tancung Purai.
Berdasarkan pantauan wajoterkini.com, di Dusun, Desa Limporilau dan Lautang, terutama di jalan yang menghubungkan Dusun Tancung Purai dengan pusat Kota Kecamatan Belawa nampak hasil panen berupa jagung sudah penuhi badan jalan, akibatnya jalan tersebut sulit dilalui kendaraan roda empat.
"Kalau banjir kan warga disini biasanya parkir di badan jalan, tapi kerna dipenuhi jagung hasil panen, warga mulai susah mencari tempat parkir dan bahkan lewat saja sudah susah, kami hanya bisa berharap airnya segera surut, dan mendapat perhatian pemerintah," tambah Warga lainnya.
Penuli: Zaskya
Editor: Reonaldhy
Dapatkan Berita Terupdate dari JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia
Hak Jawab dan Hak Koreksi melalui email: jbnredaksi@gmail.com
- Pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dapat mengajukan sanggahan/hak jawab.
- Masyarakat pembaca dapat mengajukan koreksi terhadap pemberitaan yang keliru.
Follow Instagram @jbnindonesia dan Fanspage JBN Indonesia

